Calon Bintara Polri Asal Minsel ini Sudah Dinyatakan Lulus Tapi Namanya Mendadak Hilang

pilarsulut.co

Manado, PilarSulut.co - Kabar bahagia seketika berubah menjadi kekecewaan dari seorang pemuda Asal Sulaweai Utara bernama Rafael Malalangi. Rafael baru saja menerima kabar bahwa dirinya lolos menjadi Calon Bintara Polri 2021. 

Hal itu tersiar secara langsung dan disaksikan oleh seluruh peserta. Kendati demikian, hanya berselang satu minggu Rafael menerima surat bahwa namanya telah tiada dari pengumuman kelulusan. 

Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pergantian namanya tersebut. Kisah pilu ini pun viral dan mencuri perhatian. Rafael menerima banyak dukungan, bahkan menyinggung Presiden Joko Widodo dan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Peristiwa pilu yang dialami oleh Rafael Malalangi, pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Christofel Tumalun. Bahkan dibagikan ulang oleh sejumlah media.

Rafael merupakan pemuda dari Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. 

Diketahui, pengumuman kelulusan tes Polri yang dilakukan secara terbuka menyebutkan bahwa Rafael lolos Bintara Polri 2021, pada Kamis (22/7/2021). Dalam pengumuman tersebut juga dicantumkan nilai dari masing-masing peserta. 

Casis Bintara itu meminta keadilan dan peran serta Presiden Jokowi bersama Kapolri. Terkait kejelasan hilangnya nama Rafael. 

"Kepada yang terhormat bapak Presiden Joko Widodo dan bapak Kapolri. Kami ingin menyampaikan permohonan terkait anak kami yang mengikuti tes penerimaan Bintara Polri pada 22 Juli 2021. Pada saat pengumuman dan disiarkan secara live streaming dan disaksikan banyak pihak," kata ayah dari Rafael. 

Sebuah kejanggalan, nama Rafael mendadak tidak ada dalam tabel surat pengumuman yang dikirim pada 29 Juli 2021. 

"Tapi hari ini pada 29 Juli 2021, kami menerima surat bahwa anak kami dinyatakan tidak lulus. Dan sudah digantikan oleh orang lain. Apakah ini adil pak? Kami ini orang susah, orang tak punya pak. Kami mohon bantuan dan keadilan dari bapak. Kiranya anak kami bisa mengikuti pendidikan," sambungnya. 

Sebelumnya pada 23 Juli 2021, Rafael dan keluarga sempat diundang ke Mapolda Sulawesi Utara. Mereka menyebutkan ada kesalahan teknis dalam pengumuman dan penilaian. Penilaian yang dimaksud ialah hasil tes seleksi jasmani. 

Rekaman gelar pengumuman dari Polri yang disiarkan secara live streaming itu menjadi bukti. Sekaligus tabel penilaian, bahwa Rafael menjadi peserta peringkat 22 yang lulus terpilih jadi Casis Bintara Polri 2021. 

"Dan 22, Rafael Malalangi," suara dalam rekaman video siaran langsung dari Polri. (*/PS)

https://youtu.be/Cxg3kDLSdTM

To Top