MINUT, PILARSULUUT.co - Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menegaskan bahwa persoalan gizi merupakan isu strategis yang menentukan masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di GMAHK Pioneer Tetey, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (8/3/2026).
Menurut Felly, kualitas sumber daya manusia Indonesia sangat bergantung pada status gizi masyarakat sejak usia dini. Ia menilai permasalahan seperti stunting, wasting, dan anemia masih menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian lintas sektor, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.
“Isu gizi adalah isu masa depan bangsa. Karena itu diperlukan kerja bersama antara pemerintah, legislatif, akademisi, dan masyarakat untuk memperbaiki kondisi gizi secara berkelanjutan. Kolaborasi antar masyarakat dan pemerintah akan sangat membantu bagaimana program ini berjalan.” ujarnya.
Felly juga menegaskan komitmen DPR RI untuk mendukung berbagai program peningkatan gizi nasional melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia menilai pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah sangat penting dalam merumuskan kebijakan dan program gizi yang tepat sasaran.
Program MBG menyasar berbagai kelompok, mulai dari peserta didik tingkat PAUD hingga pesantren, serta kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal dengan menu yang disesuaikan dengan budaya daerah dan dirancang oleh ahli gizi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. (*/Khay)

