Bitung, Musyawarah Daerah (Musyda) GPII Kota Bitung ke-VIII Tahun 2026 resmi menutup lembaran kepengurusan lama. Forum Musyda epakat memilih Salim Sulaiman sebagai nahkoda baru GPII Kota Bitung untuk periode 2026-2030,
Proses pemilihan berlangsung alot namun tetap menjunjung nilai musyawarah, yang dilaksanakan Kelurahan Pateten, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sabtu (29/8/2026).
Nama Salim Suleman akhirnya mengemuka sebagai sosok yang dinilai mampu membawa GPII Sulut bergerak lebih progresif.
Salim dalam pidato kemenangannya menegaskan GPII tidak boleh hanya jadi organisasi diskusi.
"GPII Sulut ke depan harus turun ke lapangan. Kita kuatkan kader, kita kuatkan ekonomi pemuda, dan kita pastikan suara pemuda Islam didengar dalam setiap kebijakan di daerah ini," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk bersatu pasca Musda. Tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada hanya kerja kolektif untuk membesarkan GPII.
Ketua terpilih akan Fokus Program Pendidikan, Ekonomi, dan Kebangsaan.
"Ke depan, Salim menargetkan GPII Bitung menjalankan program pelatihan kepemimpinan, inkubator bisnis untuk pemuda, serta forum dialog kebangsaan lintas iman dan lintas organisasi,"tandasnya.
Musda VIII juga menghasilkan sejumlah rekomendasi organisasi yang akan menjadi acuan kerja pengurus baru.
Dengan formatur baru, GPII Bitung diharapkan bisa menjadi lokomotif pergerakan pemuda Islam yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.



